PERTEMUAN 1

Assalamualaikum..
Selamat siang anak bapak sekalian...
Hari ini kita akan belajar BMR untuk pertemuan pertama, oia...sebelum belajar silahkan isi absen sesuai kelas masing-masing ya...
  • Absen Kelas 7.1, SILAHKAN KLIK DISINI

  • Absen Kelas 7.2, SILAHKAN KLIK DISINI

  • Absen Kelas 7.3, SILAHKAN KLIK DISINI 

  • Absen Kelas 7.4, SILAHKAN KLIK DISINI

  • Absen Kelas 7.5, SILAHKAN KLIK DISINI

  • Absen Kelas 7.6, SILAHKAN KLIK DISINI

  • Absen Kelas 7.8, SILAHKAN KLIK DISINI

Mari kita mulai pelajaran hari ini dengan berdoa menurut agama masing-masing, berdoa mulai...

BUDAYA MELAYU RIAU
(BMR)

1.      Materi Pelajaran:
·      Sejarah Melayu Riau.
2.      Tujuan Pembelajaran:
·      Peserta didik dapat menjelaskan asal usul Melayu Riau berdasarkan dilihat dari aspek sejarah.

1.        Sejarah Melayu Riau
a)    Asal Kata Melayu
       Menurut Wikipedia, asal kata melayu berasal dari kitab Hindu Purana yaitu: Malaya dvipa yang berarti tanah yang dikelilingi air. Kitab tersebut juga menunjukkan sebuah keberadaan kerajaan melayu kuno di Jambi pada abad ke 7 M.
       Menurut Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) dalam buku Pendidikan Budaya Melayu Riau mengatakan bahwa asal kata melayu berasal dari kata Mala yang berarti mula dan yu berarti negeri.
b)   Sejarah Melayu Riau
    Menurut Wikipedia, Riau diduga telah dihuni sejak 10.000.000-14.000.000 SM. Kesimpulan ini diambil setelah penemuan alat-alat dari zaman Pleistosen di daerah aliran Sungai Sengingi di Kabupaten Kuantan Singingi pada bulan Agustus 2009. Alat batu yang ditemukan antara lain kapak penetak, perimbas, serut, serpih dan batu inti yang merupakan bahan dasar pembuatan alat serut dan serpih. Tim peneliti juga menemukan beberapa fosil kayu yang diperkirakan berusia lebih tua dari alat-alat batu itu. Diduga manusia pengguna alat-alat yang ditemukan di Riau adalah jenis Pithecanthropus Erectus seperti yang pernah ditemukan di Jawa Tengah.
    Imperium Melayu Riau juga merupakan penyambung warisan Kerajaan Sriwijaya yang berbasis agama Buddha, dengan ditemukannya Candi Muara Takus yang diduga merupakan pusat pemerintahan Sriwijaya. Menurut George, ditemukannya persamaan struktur pemerintahan Sriwijaya dengan kesultanan-kesultanan melayu abad ke-15. Kerajaan Melayu dimulai dari Kerajaan Bintan-Tumasik abad ke-12, disusul dengan periode Kesultanan-kesultanan melayu Islam.
     Teks terawal yang membahas mengenai dunia melayu adalah Sulalatus Salatin atau yang dikenal sebagai Sejarah Melayu karya Tun Sri Lanang, pada tahun 1612. Menurut kitab tersebut, Bukit Seguntang adalah tempat dimana datangnya Sang Sapurba, dimana keturunannya tersebar di alam melayu. Sang Mutiara menjadi raja di Tanjungpura dan Sang Nila Utama menjadi raja di Bintan sebelum akhirnya pindah ke Singapura. Istilah Melayu baru dikenal sekitar tahun 644 Masehi melalui tulisan Cina yang menyebutkan dengan kata mo-lo-yeu. Pada masa itu diceritakan bahwasannya mo-lo-yeu (kerajaan Melayu) mengirim utusan ke Cina untuk membawa hasil bumi yang dipersembahkan kepada kaisar Cina.
    Jika kita melihat sejarah asal usul kedatangan nenek moyang bangsa Indonesia, kita menjumpai bahwasannya kedatangan mereka ke Indonesia terdiri dari 2 gelombang, yaitu: (1) Ras Proto Melayu (Melayu tua) dan (2) Ras Deutro Melayu (Melayu muda). Adapun turunan dari Proto dan Deutro Melayu tersebut, sampai sekarang masih kita jumpai bahkan ada kemungkinan bahwa suku kita sendiri termasuk keturunan dari mereka. Suku bangsa Indonesia yang tergolong Proto melayu seperti: Suku Mentawai, Dayak dan Toraja, sedangkan keturunan Deutro melayu seperti: Suku Melayu, Minang, Jawa, Bugis, dan lain-lain. Suku melayu sendiri merupakan turunan dari Ras Deutro Melayu yang tersebar di berbagai daerah hingga sampai ke Riau. Dengan keberadaannya tersebut, maka perlu membuat sebuah kerajaan supaya ada yang mengatur kehidupan masyarakat khususnya untuk Riau.

    Dari pemaparan diatas, dapat kita ambil kesimpulan bahwasannya kata melayu sudah dikenal sejak lama, terutama pada penyebaran agama Hindu-Buddha di Indonesia. Sejarah melayu di Riau erat kaitannya dengan berdirinya kerajaan-kerajaan yang terdapat di Riau.


Demikian materi singkat kita kali ini, untuk latihan, silahkan klik disini
Sampai jumpa Minggu depan...
Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan berdoa menurut agama masing-masing, berdoa mulai...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Response to "PERTEMUAN 1"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel