Pertemuan 5

 


Assalamu'alaikum Wr Wb..

Salam Sejahtera untuk kita semua...



Berjumpa lagi pada pelajaran BMR bersama Pak Andi. Hari ini kita akan membahas mengenai "Ekologi Sosial Kampung dan Bandar, " Namun sebelum kita mulai, silahkan ananda berdo'a menurut agama masing-masing, berdo'a mulai...

Absen Kelas 7.1, Silahkan Klik DISINI

Absen Kelas 7.2, Silahkan Klik DISINI

Absen Kelas 7.3, Silahkan Klik DISINI

Absen Kelas 7.4, Silahkan Klik DISINI

Absen Kelas 7.5, Silahkan Klik DISINI

Absen Kelas 7.6, Silahkan Klik DISINI

Absen Kelas 7.7, Silahkan Klik DISINI

Absen Kelas 7.8, Silahkan Klik DISINI

Baiklah anak bapak sekalian, mari kita mulai pelajaran kita siang ini dengan terlebih dahulu mengetahui konsep/pengertian dari:

  1. Ekologi adalah: Ilmu yang mempelajari tentang ekosistem/lingkungan.
  2. Sosial selalu berhubungan dengan masyarakat.
  3. Ekologi Sosial adalah: Ilmu yang mempelajari hubungan makhluk hidup (manusia) dengan lingkungan sekitarnya.
  4. Kampung adalah: Kumpulan beberapa rumah yang masyarakatnya memiliki ikatan dan tradisi yang kuat.
  5. Bandar adalah: Negeri/daerah yang terdapat pada suatu kerajaan.
Dari konsep/pengertian diatas, Masyarakat melayu sangat menjunjung tinggi adat serta tradisi demi menyelamatkan lingkungan sekitar. Sebagai contoh: dalam membangun rumah, biasanya dilakukan secara gotong royong dengan mengambil jenis kayu tertentu saja dihutan, tanpa harus menebang pohon yang lain. 

Pohon yang sudah ditebang tadi, daun serta rantingnya dimasukkan kembali kedalam lubang bekas galian pohon dengan maksud supaya tanah tetap subur akibat penumpukan sampah daun (secara tak langsung terciptanya pupuk kompos).

Ketika menangkap ikan, masyarakat melayu kala itu menggunakan jaring dengan lubang yang besar dengan tujuan agar ikan yang kecil tidak terbawa jaring tersebut. Naah..disinilah hubungan ekologis sosial masyarakat melayu dalam memanfaatkan alam tanpa harus merusak alam.

Petuah, petitih, larangan, juga menjadi bawaan turun temurun yang dipegang masyarakat melayu. Memang setiap suku pasti punya petuah atau larangan, yang terpenting makna dari setiap petuah dan larangan tersebut adalah untuk kebaikan kita sendiri.

Coba kamu tanyakan kepada orangtuamu, apa saja petuah atau larangan yang terdapat pada suku masing-masing? 

Untuk Tugas hari ini: Silahkan dibuka buku cetak BMR materi pertama dari judul "Ekologi Sosial sampai pada Hubungan dengan Alam," Buatlah ringkasan materi tersebut pada buku catatan BMR. Sehabis itu, tambahkan pada buku catatan tersebut mengenai petuah atau larangan yang terdapat pada suku masing-masing. Silahkan ditanya ke orang tua mu!
Sebagai contoh:
  1. Dilarang bermain ketika masuk waktu azan maghrib, karena.......
  2. Dilarang memotong kuku diwaktu malam hari karena....
Temukan 5 petuah atau larang!
Kesemua tugas tersebut dikerjakan pada buku catatan BMR, nanti ketika kita sudah mulai pelajaran tatap muka, maka bapak akan mengecek tugas tersebut.

Demikian saja materi singkat dari bapak, jaga kesehatan, tetap semangat dalam belajar dan jangan lupa beribadah.
Mari kita tutup pelajaran hari ini dengan berdo'a, berdo'a mulai....



Sekilas Kota Duri Saat ini




Kisah Dedap Durhaka....


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pertemuan 5"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel